Tampilkan postingan dengan label 20. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 20. Tampilkan semua postingan
Rabu, 18 Desember 2013
Dipenjara 20 tahun rogol menantu OKU
AYER KEROH – Seorang warga emas menerima hukuman penjara maksimum 20 tahun selepas mengaku bersalah di Mahkamah Sesyen di sini, semalam, kerana merogol menantu sendiri yang juga orang kurang upaya (OKU) penglihatan, tahun lalu.
Tertuduh, seorang pengawal keselamatan berusia 65 tahun itu diperintahkan Hakim Abu Bakar Katar menjalani hukuman penjara daripada tarikh ditangkap pada 15 Julai lalu, selain turut dikenakan lima kali sebatan.
Berdasarkan pertuduhan, tertuduh didapati melakukan sumbang mahram terhadap mangsa yang juga menantunya berusia 26 tahun di sebuah rumah di Asahan, Jasin, kira-kira jam 8 malam pada pertengahan Ogos 2011.
Dia didakwa mengikut Seksyen 376B Kanun Keseksaan yang memperuntukkan hukuman penjara antara enam dan 20 tahun penjara serta sebatan, jika sabit kesalahan.
Tertuduh ketika rayuan meminta mahkamah memberikan hukuman ringan kerana telah berusia selain perlu menanggung anak serta cucu.
“Anak juga masih bersekolah dan kami sekeluarga duduk di rumah sewa,” katanya.
Bagaimanapun, Timbalan Pendakwa Raya, Ifa Sirrhu Samsudin meminta mahkamah memberikan hukuman berat terhadap tertuduh yang melakukan perbuatan keji.
“Tertuduh sebagai seorang yang boleh dianggap bapa kandung sepatutnya melindungi mangsa, bukannya mengambil kesempatan terhadap mangsa yang mahu meminta bantuan mengubati matanya sakit.
“Alasan mitigasi berbentuk peribadi diberikan tertuduh sepatut difikirnya sebelum melakukan perbuatan keji ini. Mohon hukuman berat diberikan sebagai pengajaran kepada diri tertuduh dan masyarakat supaya tidak melakukan kesalahan sama,” katanya.
Mengikut fakta kes, pada hari kejadian, mangsa dan suaminya berusia 30 tahun datang ke rumah tertuduh untuk meminta bantuan mengubati secara tradisional mata mangsa yang tidak dapat melihat akibat kemalangan jalan raya.
Tertuduh kemudian meminta suami dan anak mangsa keluar dari rumah kerana boleh mengganggu proses perubatan sebelum mengarahkan mangsa masuk ke bilik di tingkat atas serta menukar kain batik.Tertuduh kemudian menyuruh mangsa baring lalu menindih badan mangsa serta meminta supaya senyap ketika mangsa cuba melawan sebelum memberi amaran supaya tidak memberitahu anaknya (suami mangsa) jika tidak mahu diceraikan.
Namun, selepas hampir setahun, pada 14 Julai lalu, mangsa yang tidak dapat menanggung derita dan trauma akhirnya memberitahu suaminya sebelum membuat laporan polis. [SH]
Jumat, 29 November 2013
Ioana Spangenberg Model Rumania dengan Pinggang 20 Inci
Ioana Spangenberg adalah seorang model asal Rumania berusia 30 tahun. Namun wanita cantik yang mempunyai tinggi 170 cm, dan berat 38 kg ini mempunyai sesuatu keanehan pada tubuhnya, yaitu pinggangnya yang hanya berukuran 20 inci.
Bahkan yang lebih membuat heran adalah pengakuannya bahwa ia makan tiga kali sehari, termasuk makanan berlemak seperti keripik, pizza dan kebab.

Ioana Spangenberg, Model Rumania dengan Pinggang 20 Inci
“Tampaknya tidak seorang pun yang percaya, tapi setiap hari saya makan tiga kali sehari serta cemilan coklat dan keripik sepanjang waktu. Saya hanya memiliki perut yang kecil, karena jika makan terlalu banyak saya merasa sakit.” tuturnya kepada The Sun.
Spangenberg lahir dengan berat badan normal, dan baru menyadari perubahan aneh pada tubuhnya ketika dia masih remaja.
Ia mengatakan bahwa dia telah mencoba segala cara untuk gemuk, seperti makan banyak permen dan cokelat, tetapi tidak ada yang berhasil.

Meskipun mencoba menaikan berat badan, namun semua usaha Spangenberg tak berhasil
“Di Rumania lebih baik terlihat gemuk dan kelebihan berat badan, karena itu berarti Anda berasal dari keluarga kaya.” jelas Spangenberg.Barulah pada 2006 ketika dia bertemu suaminya Jan asal Jerman, sang model tersebut mengatakan akhirnya ia menjadi nyaman dengan penampilannya ini.
ReadFull Article ..
Bahkan yang lebih membuat heran adalah pengakuannya bahwa ia makan tiga kali sehari, termasuk makanan berlemak seperti keripik, pizza dan kebab.
Ioana Spangenberg, Model Rumania dengan Pinggang 20 Inci
“Tampaknya tidak seorang pun yang percaya, tapi setiap hari saya makan tiga kali sehari serta cemilan coklat dan keripik sepanjang waktu. Saya hanya memiliki perut yang kecil, karena jika makan terlalu banyak saya merasa sakit.” tuturnya kepada The Sun.
Spangenberg lahir dengan berat badan normal, dan baru menyadari perubahan aneh pada tubuhnya ketika dia masih remaja.
Ia mengatakan bahwa dia telah mencoba segala cara untuk gemuk, seperti makan banyak permen dan cokelat, tetapi tidak ada yang berhasil.
Meskipun mencoba menaikan berat badan, namun semua usaha Spangenberg tak berhasil
“Di Rumania lebih baik terlihat gemuk dan kelebihan berat badan, karena itu berarti Anda berasal dari keluarga kaya.” jelas Spangenberg.Barulah pada 2006 ketika dia bertemu suaminya Jan asal Jerman, sang model tersebut mengatakan akhirnya ia menjadi nyaman dengan penampilannya ini.
Langganan:
Postingan (Atom)