Tampilkan postingan dengan label bunuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bunuh. Tampilkan semua postingan
Rabu, 05 Februari 2014
Pemuda Bunuh dan Bawa Mayat Kekasihnya Keliling Kota
Jumaat 05/07/2013
Beijing - Perbuatan keji seorang pemuda di China ini, setelah membunuh kekasihnya, kemudian membawa mayat kekasihnya jalan-jalan keliling kota. Mayat sang kekasih dibawa di dalam keretanya sambil dia berkeliling ke beberapa wilayah di China.
Seperti dilansir news.com.au, Jumaat (5/7/2013), lelakiyang berasal dari Guanggong ini telah ditahan oleh anggota keselamatan setempat dan dijerat dakwaan pembunuhan. Lelaki bermarga Pan ini dituduh membunuh kekasihnya yang bermarga Luo pada Mei lalu, setelah terlibat pertengkaran.
Pan membawa mayat kekasihnya tersebut dari Guangdong menuju ke provinsi Fujian kemudian ke kota Xiamen dan Fuzhou dengan mobil. Hal ini demi memenuhi permintaan terakhir kekasihnya yang ingin keliling dunia.
Setelah melakukan perjalanan bersama mayat kekasihnya tersebut, Pan membuang keretanya di Lapangan Terbang Fuzhou. Dia meninggalkan begitu saja kereta yang masih berisi mayat kekasihnya tersebut.
Kemudian dia terbang ke Shanghai, hingga akhirnya ditangkap polis di Sanya, Hainan. Penangkapan dilakukan seminggu setelah kejadian, namun kes ini baru mulai dibicarakankan bulan ini.
Hasil penyiasatan polis setempat menunjukkan, Pan membunuh kekasihnya dengan pisau kecil yang biasa digunakan untuk memotong kertas. Insiden ini terjadi setelah keduanya bertengkar hebat kerana Luo ingin mengakhiri hubungan asmara mereka yang sudah berjalan selama 6 tahun.
Menurut polis , insiden penusukan tersebut terjadi dekat rumah Luo yang ada di Foshan, Guangdong, China. Beberapa jam setelah penusukan, Pan sempat berdiam diri di lokasi kejadian sambil memikirkan tindakan apa yang harus dilakukannya.
Pemuda berusia 22 tahun ini pun berniat menyerahkan diri kepada polis . Namun sebelumnya, dia bertekad membawa mayat kekasihnya mengunjungi beberapa kota seperti yang selalu menjadi keinginan kekasihnya semasa hidup.detikNews
Seperti dilansir news.com.au, Jumaat (5/7/2013), lelakiyang berasal dari Guanggong ini telah ditahan oleh anggota keselamatan setempat dan dijerat dakwaan pembunuhan. Lelaki bermarga Pan ini dituduh membunuh kekasihnya yang bermarga Luo pada Mei lalu, setelah terlibat pertengkaran.
Pan membawa mayat kekasihnya tersebut dari Guangdong menuju ke provinsi Fujian kemudian ke kota Xiamen dan Fuzhou dengan mobil. Hal ini demi memenuhi permintaan terakhir kekasihnya yang ingin keliling dunia.
Setelah melakukan perjalanan bersama mayat kekasihnya tersebut, Pan membuang keretanya di Lapangan Terbang Fuzhou. Dia meninggalkan begitu saja kereta yang masih berisi mayat kekasihnya tersebut.
Kemudian dia terbang ke Shanghai, hingga akhirnya ditangkap polis di Sanya, Hainan. Penangkapan dilakukan seminggu setelah kejadian, namun kes ini baru mulai dibicarakankan bulan ini.
Hasil penyiasatan polis setempat menunjukkan, Pan membunuh kekasihnya dengan pisau kecil yang biasa digunakan untuk memotong kertas. Insiden ini terjadi setelah keduanya bertengkar hebat kerana Luo ingin mengakhiri hubungan asmara mereka yang sudah berjalan selama 6 tahun.
Menurut polis , insiden penusukan tersebut terjadi dekat rumah Luo yang ada di Foshan, Guangdong, China. Beberapa jam setelah penusukan, Pan sempat berdiam diri di lokasi kejadian sambil memikirkan tindakan apa yang harus dilakukannya.
Pemuda berusia 22 tahun ini pun berniat menyerahkan diri kepada polis . Namun sebelumnya, dia bertekad membawa mayat kekasihnya mengunjungi beberapa kota seperti yang selalu menjadi keinginan kekasihnya semasa hidup.detikNews
Minggu, 01 Desember 2013
LYALYA TUPIKOVA BUNUH SUAMINYA HANYA KARENA LUPA HARI ULANG TAHUNNYA
Lyalya Tupikova (45), yang berasal dari desa kecil di dekat Astrakhan, di selatan Rusia ini tega membunuh Khalpik (50), suaminya, hanya karena suaminya lupa tidak memberi ucapan selamat ulang tahun, saat berangkat bekerja.
Usai membunuh suaminya, Tupikova menyerahkan diri dan menceritakan kronologi peristiwa tragis tersebut. Tupikova mengatakan kepada polisi, suaminya telah melupakan hari ulang tahun dirinya. "Hari ulang tahun saya merupakan peristiwa besar yang harus terus diingat," kata Tupikova kepada penyidik.
Menurut Tupikova, dirinya sudah demikian sabar menunggu ucapan selamat ulang tahun dari suaminya. "Mungkin setelah pulang kerja, dia mempersiapkan kejutan buat saya," kata Tupikova.
Namun, saat pulang kerja pun, Khalpik tidak membawa hadiah kejutan seikat bunga. Tupikova tidak putus asa, ia lalu membuat masakan khusus, kemudian membuat hiasan meja makan dengan menyalakan lilin, untuk makan malam mereka berdua, dengan harapan suaminya ingat hari ulang tahunnya.
Namun, upaya ini pun gagal untuk mengingatkan Khalpik bahwa hari itu, istrinya sedang berulang tahun. Akhirnya kesabaran Tupikova pun habis, diraihnya sebuah pisau, lalu ditusukan ke dada suaminya.
"Saya sudah berkorban demi suami saya, namun dia sama sekali tidak peduli kepada saya. Saya jengkel, lalu saya ambil pisau dan saya tusukan tepat di atas jantung suami saya," kata juru bicara pihak kepolisian Astrakhan, menirukan alasan Tupikova membunuh Khalpik.
Khalpik jatuh dan pingsan. Karena kehilangan banyak darah, dia meninggal tak lama kemudian setelah pihak kepolisian dan rumah sakit mengevakuasi Khalpik. Tupikova mengaku bersalah dan saat ini sedang menunggu hukuman yang setimpal. [Sumber]
Langganan:
Postingan (Atom)